Kegiatan utama peringatan dilaksanakan di Monumen Palagan Ambarawa, sebuah tempat bersejarah yang menjadi saksi perjuangan rakyat dan TNI melawan penjajah pada Desember 1945. Dengan tema “TNI AD Bersama Rakyat, Kuat, Profesional, dan Siap Mendukung Pembangunan Nasional”, acara ini mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan dedikasi TNI AD untuk bangsa dan negara.

 

Rangkaian kegiatan meliputi upacara militer, ziarah ke Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, serta bakti sosial seperti pengobatan gratis, pembagian sembako, dan renovasi rumah veteran. Selain itu, diadakan pameran alutsista dan gelaran seni budaya untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menegaskan pentingnya semangat juang yang diwariskan para pahlawan. “Hari Juang TNI AD adalah pengingat bagi kita semua bahwa kekuatan TNI AD berasal dari rakyat. Kami berkomitmen untuk terus melayani, melindungi, dan membangun negeri bersama-sama,” ujarnya.

Masyarakat Kabupaten Semarang dan sekitarnya turut antusias mengikuti berbagai kegiatan. Banyak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal lebih dekat peran TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus berinteraksi langsung dengan para prajurit.

Peringatan Hari Juang TNI AD di Ambarawa ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga memperkokoh semangat persatuan dan kerja sama antara TNI dan rakyat. Dengan semangat juang yang tak pernah padam, TNI AD siap menghadapi tantangan masa depan demi Indonesia yang lebih baik.(*)