Example 728x250

Rapat Musyawarah Nagori Sibuntuon Bahas Kerisauan Petani atas Kehilangan Hasil Pertanian

SIBUNTUON, Hallosumut.com.24 Agustus 2025

Ratusan warga Nagori Sibuntuon, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, tumpah ruah menghadiri rapat musyawarah di Los Pekan Sibuntuon, Minggu (24/08/2025). Pertemuan akbar ini digelar sebagai respons atas keresahan masyarakat, khususnya para petani, yang mengalami kerugian besar akibat maraknya kehilangan hasil pertanian.

Rapat dipimpin Kepala Desa Sibuntuon, Roy Mancen Purba, didampingi Maujana Sibuntuon, Jhon F. Saragih, serta dihadiri perwakilan Kapolsek Dolok Pardamean melalui Kanit Aptu L. Samosir. Tak kurang dari 200 orang warga hadir, menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap persoalan keamanan desa.

Dari jalannya rapat, masyarakat bersama pemerintah desa sepakat mengambil sejumlah langkah penting:

Membentuk grup WhatsApp dan mengaktifkan kembali kegiatan Poskamling.

Memasang CCTV di titik-titik strategis.

Memberlakukan sanksi sosial, material, dan adat bagi pelaku pencurian, di antaranya:

Nama pelaku diumumkan ke masyarakat.

Mengembalikan kerugian ditambah denda 10 kali lipat.

Menjalani tradisi Manggarami (memberi garam kepada korban usai mengaku salah).

Disumpah di hadapan tokoh adat dan tokoh agama.

Dihukum kerja bakti membersihkan desa.

Berjalan jongkok mengelilingi desa sambil mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulangi.

Mengusulkan pendirian Pos Polisi di Sibuntuon.

Mengusulkan pendirian Pos Koramil.

Meminta aparat kepolisian dan TNI melakukan patroli rutin minimal sekali sehari untuk mencegah pencurian dan penyalahgunaan narkoba.

Dalam sambutanya Maujana Sibuntuon, John F. Simarmata, menegaskan bahwa sanksi sosial yang disepakati hanya berlaku untuk kasus pencurian biasa. “Jika pelaku tidak mau menjalankan sanksi sosial, maka akan kami serahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat reskrim Polsek Dolok Pardamean, Aiptu L.M. Samosir, menegaskan pihaknya akan terus mendampingi masyarakat.
“Kami hadir untuk mencegah kerugian masyarakat, baik hasil pertanian maupun barang lainnya. Kami juga mengajak masyarakat jangan takut melapor, agar kami dapat mencegah sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Rapat musyawarah berjalan dengan tertib dan penuh kebersamaan. Seluruh hasil keputusan ditampung oleh pihak terkait untuk segera dijadwalkan pelaksanaannya. Kehadiran ratusan warga menjadi bukti bahwa masyarakat Sibuntuon memiliki kepedulian tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, demi melindungi hasil pertanian yang menjadi sumber utama penghidupan mereka.(J.sinaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *