Example 728x250

Parah, Tanaman Kelapa Sawit Afd IV PTPN IV Laras , Simalungun Tak Terawat

SIMALUNGUN || hallosumut.com-Untuk mencapai tujuan tentunya dibutuhkan kinerja yang baik oleh seluruh Karyawan dan Asisten guna memperoleh hasil yang baik.hal ini diperlukan melakukan perawatan tanaman Kelapa sawit, dengan penuh rasa tanggung jawab.

Namun sangat disayangkan tanaman kelapa sawit di Afd IV PTPN IV unit kebun Laras , Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun provinsi Sumatera Utara terkesan tanaman kelapa sawit diduga dipenuhi semak.

Hal ini dapat mengganggu’ pertumbuhan dan produktivitas tanaman , Semak – semak yang tumbuh liar di sekitar tanaman sawit dan gulma yang menjalar di batang tanaman kelapa sawit .maka untuk mendapatkan nutrisi ,air dan cahaya matahari.temtunya mengurangi pertumbuhan dan hasil buah sawit.

Beberapa efek negatif dari tanaman sawit yang dipenuhi semak antara lain :
Persaingan sumber daya,semak semak akan menyerap nutrisi,air dan cahaya matahari yang seharusnya digunakan oleh tanaman sawit ,sehingga menghambat pertumbuhan dan produksi buah, penyebaran hama dan penyakit.

Dan juga dapat mempengaruhi pengurangan kualitas buah. Semak – semak dapat menghambat proses penyerbukan dan perkembangan buah sawit sehingga mengurangi kualitas dan ukuran buah.

Peningkatan biaya perawatan, memerlukan lebih banyak waktu dan tenaga untuk membersihkannya, sehingga meningkatkan biaya perawatan.

Melihat kondisi tanaman Kelapa sawit diareal afdeling 4 PTPN IV regional 2 Laras sepertinya luput dari perhatian perawatan, hal ini mengundang tanda tanya dan dugaan negatif dari sejumlah pemerhati PTPN IV, Terkait penggunaan anggaran perawatan TBM dan TM yang secara terus menerus di kucurkan pihak PTPN IV tentunya kondisi tanaman bersih dari gulma dan pertumbuhan tanaman sawit baik dan subur.

Asisten Afd IV Faisal ketika dikonfirmasi melalui selulernya Jumat ( 02/05/2025 ) sekira jam 15.30 wib tidak di balas, demikian juga pesan WA yang dilayangkan juga tidak di balas.*( JAT Purba )

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *